Tips Balita

6 Penyebab Mengapa Bayi Sering Muntah Setelah Minum ASI

Seringkali bayi muntah setelah mengkonsumsi ASI bahkan kamir hal tersebut terjadi hampir pada setiap bayi. Terkadang orang tua khawatir melihat kondisi bayi sering muntah setelah minum ASI namun jangan khawatir hal ini merupakan satu hal yang wajar, keadaan seperti ini disebut juga gumoh. Gumoh dan muntah berbeda, gumoh dapat terjadi hanya sedikit atau seperti hanya meludah atau bahkan dapat banyak seperti muntah biasa. Walaupun gumoh pada bayi merupakan satu hal wajar akan tetapi ibu harus mengetahui apa penyebab mengapa bayi sering muntah setelah minum ASI. Karena ASI merupakan satu-satunya yang dapat dikonsumsi oleh bayi hingga berusia enam bulan. Mungkin ibu akan berpikiran bahwa bayi muntah karena merasa kenyang, akan tetapi bayi muntah setelah minum ASI bukanlah karena kenyang tapi disebabkan karena beberapa hal.

6 Penyebab Mengapa Bayi Sering Muntah Setelah Minum ASI

Pada ASI terkandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh buah hati, akan tetapi kandungan pada ASI sendiri dipengaruhi oleh apa saja yang dikonsumsi oleh sang ibu. Jika ibu mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti makanan terlalu pedas hal tersebut dapat berdampak pula pada ASI yang dihasilkan. Hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicu refluks asam lambung setelah bayi mengkonsumsi ASI. Refluks lambung merupakan keadaan dimana lingkaran otot yang berada di antara esophagus dan perut tidak bekerja secara maksimal sehinga terjadilah asam lambung dan makanan yang berada di perut kembali menuju kerongkongan sehingga terjadilah muntah. Namun perlu diketahui beberapa penyebab lainnya mengapa bayi sering muntah setelah mengkonsumsi ASI. Berikut ini 6 penyebab mengapa bayi sering muntah setelah minum ASI.

  1. Makanan yang dikonsumsi ibu mempengaruhi kandungan nutrisi ASI

Penyebab pertama bayi sering muntah setelah minum ASI yaitu kandungan nutrisi pada ASI yang tidak baik. ASI merupakan salah satu makanan yang dapat dikonsumsi oleh bayi, kandungan nutrisi pada ASI dipengaruhi oleh apa makanan dan minuman sang ibu. Beberapa makanan yang dapat menyebabkan kandungan nutrisi ASI tidak sehat yaitu makanan yang mengandung kafein, makanan pedas, gorengan dan juga minuman dalam kemasan. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi ataupun juga minuman yang mengandung soda sangat mempengaruhi nutrisi ASI sehingga konsumsi lah minuman tersebut sedikit jika perlu hindari kedua jenis minuman tersebut hingga bayi tumbuh besar.

Jenis makanan yang harus dihindari yaitu makanan pedas karena jika ibu mengkonsumsi makanan yang pedas akan berpengaruh terhadap ASI yang dihasilkan yang dapat menyebabkan terjadinya masalah asam lambung pada sang buah hati. Dan yang terakhir yaitu gorengan, makanan ini memang telah menjadi favorite sebagai masyarakat Indonesia akan tetapi pada gorengan terdapat banyak sekali kandungan lemak jahat yang dapat mengakibatkan berbagai gangguan pada kesehatan ibu dan juga mempengaruhi ASI yang akan dikonsumsi oleh bayi

  1. Posisi menyusui

Penyebab yang kedua yaitu posisi menyusui yang salah. Posisi menyusui pun dapat menjadi salah satu pemicu bayi muntah setelah mengkonsumsi ASI. Contoh posisi menyusui yang salah yaitu ketika sang ibu menyusui dengan posisi yang menyamping sedangkan sang buah hati menyusu dengan posisi yang terletang hal tersebut akan menyebabkan ASI yang dikonsumsi oleh bayi tidak akan menuju ke saluran pencernaan akan tetapi akan masuk menuju saluran pernafasan sehingga bayi akan muntah.

Posisi terbaik saat menyusui yaitu dalam keadaan tegak dan lakukan selama kurang lebih 30 menit. Sedangkan jika bayi mengkonsumsi melalui dot posisi yang salah yaitu ukuran dot yang tidak sesuai, ketika bayi mulai malas mengisap susu dari dot ia akan diam sedangkan susu dari dot tetap akan keluar dan secara tidak langsung akan mulai memenuhi mulut sang bayi sedangkan bayi tetap diam dan akan banyak udara yang masuk hal tersebut juga dapat menjadi pemicu bayi muntah.

  1. ASI yang diberikan melebihi kapasitas lambung

Penyebab yang ketiga yaitu ASI yang diberikan melebihi kapasitas lambung. Sudah sangat pasti ketika sang bayi mengkonsumsi ASI yang berlebihan akan menyebabkan ASI yang masuk pada lambung melebihi kapasitas sehingga akan terjadilah lambung. Hal ini disebabkan karena ASI yang sebelumnya dikonsumsi bayi belum tersalurkan ke saluran pencernaan lainnya sedangkan bayi terus mengkonsumsi ASI sehingga terjadilah kelebihan kapasitas ASI di lambung.

Untuk menghindari hal tersebut maka alangkah lebih baiknya ibu memberikan asi dengan memberikan batas, lebih baik memberikan ASI sedikit akan tetapi sering dilakukan. Menyusui dengan sedikit tetapi sering lebih efektif dari pada menyusui dengan jumlah banyak tetapi dalam satu waktu.

  1. Fungsi pencernaan bayi belum sempurna

Penyebab yang keempat yaitu fungsi pencernaan yang belum sempurna. Biasanya hal ini terjadi pada bayi yang baru lahir atau berusia beberapa hari.  Bayi yang baru lahir haruslah beradaptasi terhadap lingkungannya salah satunya beradaptasi terhadap apa yang dia konsumsi. ASI yang dikonsumsi oleh bayi baru lahir belumlah tersalurkan menuju ke usus secara sempurna sehingga seringkali terjadi gumoh.

Akan tetapi hal tersebut hanya terjadi sebentar, setelah bayi berusia beberapa hari bayi pun akan terbiasa dengan ASI yang ia konsumsi sehingga sistem pencernaan pun mulai berfungsi dengan sempurna.

  1. Bayi beraktivitas terlalu aktif

Bayi yang aktif saat menyusui ternyata dapat menjadi salah satu penyebab bayi muntah. Salah satu aktivitas yang membuat bayi berperilaku aktif yaitu saat bayi menangis. Ketika bayi menyusui lalu bayi tersebut menangis maka apa yang ia konsumsi tidak lah akan sampai menuju sistem pencernaan sehingga ia akan muntah.

Hal tersebut terjadi karena ketika bayi menangis maka yang terjadi adalah tekanan pada perut bayi akan cukup tinggi sehingga apapun yang masuk ke dalam mulut tidak akan sampai menuju sistem pencernaannya dan akan keluar kembali dalam bentuk muntah

  1. Klep penutup lambung belum bekerja secara maksimal

Penyebab mengapa bayi sering muntah setelah minum ASI yang terakhir yaitu klep penutup lambung yang belum bekerja secara maksimal. Bayi yang baru lahir atau di bulan-bulan pertamanya ia terlahir fungsi klep pun belum bekerja secara maksimal.

ASI yang ia konsumsi tentunya akan menuju ke saluran pencernaan dan melalui lambung, diantara saluran pencernaan dan lambung terdapat sebuah klep yang berfungsi sebagai alat penutup lambung. Bayi yang baru lahir mungkin saja mempunyai klep yang belum berfungsi secara maksimal sehingga tak heran jika sering kali bayi muntah setelah minum ASI.

Oleh karena itu ibu tidak perlu khawatir ketika sang buah hati mengalami gumoh setelah minum ASI. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bayi mengalami gumoh yang berlebihan atau mengarah pada berbagai hal patologis.

Perhatikan berbagai makanan yang akan dikonsumsi oleh ibu hindari makanan yang dapat menyebabkan kandungan nutrisi pada ASI menjadi buruk. Sekian pembahasan mengenai 6 penyebab mengapa bayi sering muntah setelah minum ASI. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close