Kesehatan Anak

Cara Mengatasi Campak Bayi Secara Alami

Cara Mengatasi Campak Bayi Secara Alami

Pernahkah anda mengenali beberapa tanda penyakit campak yang umumnya akan menimbulkan bintik-bintik kemerahan di kulit bayi? Penyakit campak ini sangat umum mengenai bayi, karena bayi pada dasarnya masih memiliki sistem imun yang sangat lemah dan mudah terserang oleh berbagai penyakit. Infeksi virus yang sangat menular atau yang di namai penyakit campak ini adalah infeksi yang akan menyerang bagian sistem pernafasan pada bayi anda.

Sehingga penularan virus akan terjadi dengan berbagai cara seperti bersin, sentuhan maupun lewat batuk. Virus ini akan memiliki pertahanan dan bisa beradaptasi di luar tubuh selama 2 jam, ini terjadi karena cara penyebaran virus yang melewati udara. Virus campak yang hidup pada permukaan benda ini biasanya bisa menempel pada objek seperti gagang pintu dan akan menginfeksi siapa saja yang tanpa sengaja melakukan sentuhan dengan objek terinfeksi tersebut. Virus campak ini memang sebagian besar menginfeksi dan menyerang anak-anak namun bisa saja menyerang semua orang dengan usia apa saja. Hanya saja, tubuh akan segera mengeluarkan antibodi agar tidak lagi mudah terkena serangan virus ini kembali atau dinyatakan kebal. Bahkan vaksin campak telah banyak tersedia saat ini di berbagai negara untuk melindungi masyarakatnya dari wabah penyakit campak.

Penyakit Lain Yang Menyerupai

Walaupun kita mengetahui penyakit campak dengan ciri-ciri adanya bercak merah yang timbul di kulit ketika andak atau bayi terserang demam, namun tidak semua gejala yang sama adalah dampak dari penyakit campak. Ada beberapa gejala sama dengan penyakit campak yang sebaiknya anda ketahui sebelum menentukan bahwa anda anda terkena penyakit campak, yaitu:

  1. Exanthema Subitum

Merupakan sebuah kelainan yang dikarenakan infeksi dari virus dan ini adalah diagnosis banding paling umum yang sering di salah artikan sebagai penyakit campak. Biasanya jika bayi atau anak hanya mengalami penyakit ini maka gejala dan tanda akan muncul (bercak kemerahan) setelah demam menghilang sekitar 1 hingga 3 hari setelah demam. Dan bercak merah ini akan menghilang dengan sendirinya dan juga tidak meninggalkan bekas setelah timbul selama 2 hingga 3 hari lamanya. Karena pada penyakit campak, bercak merah ini akan muncul bersamaan atau masih ketika anda mengalami demam. Seminggu setelah fase tersebut maka barulah bekas menghitam dan bercak merah kian memudar.

  1. DBD

DBD juga akan memberikan gejala yang serupa dengan penyakit campak. Dimana akan timbul bercak kemerahan pada hari pertama atau hari ke 4. Namun biasanya bercak kemerahan ini akan hilang ketika memasuki hari ke 5 atau hari ke 7. Biasanya anak atau bayi yang memiliki kulit sensitif akan lebih cenderung mendapatkan tanda ini.

  1. Rubella

Rubella atau yang juga di namai dengan campak jerman ini adalah salah satu penyakit yang menular yang di sebabkan oleh invasi dari virus Rubella. Virus ini biasanya akan menginfeksi tubuh andak melalui saluran pernafasan dan biasanya anak-anak yang terkena infeksi campak jerman ini akan sembuh lebih cepat daripada orang dewasa. Penyakit Rubella ini biasanya berlangsung selama 3 hari. Terkadang infeksi ini begitu ringan hingga tidak di sadari oleh para orang tua, yang paling berbahaya adalah infeksi pada ibu hamil karena resiko bayi menjadi cacat akan lebih tinggi.

  1. Infeksi Mononukleus

Ini merupakan sebuah infeksi yang di tandai dengan adanya nyeri tenggorokan, demam, pembesaran getah bening, kemerahan pada kulit yang di sebabkan oleh adanya infeksi dari virus Epstein Barr salah satu kelompok virus Herpes. Virus ini akan menyebar dengan cepak ke daerah tenggorokan dan sel-sel hidung dan juga menyebar di dalam limfosit B.

Apa Saja Ciri-Ciri Dari Penyakit Campak?

Gejala dan tanda yang bisa memberatkan kita untuk mengenali penyakit campak adalah dengan adanya demam yang akan di ikuti dengan rasa lelah, nafsu makan yang menurun dan kemudian di susul dengan gejala pilek, batuk kering, hipersensitif terhadap cahaya dan bersin bersin. Dan kemudian gejala lain yang akan menyusul adalah timbulnya bintik kemerahan yang pertamanya hanya berupa bintik bintik putih bewarna keabuabuan di sekitar area tenggorokan dan mulut kemudian menyebar keseluruh tubuh.

Gejala demam biasanya akan berkurang setelah hari ketiga munculnya ruam. Biasanya komplikasi akan terjadi pada bayi yang memiliki riwayat infeksi pneumonia atau riwayat infeksi pada bagian telinga tengah selama menderita campak. Anak-anak penderita campak bahkan juga bisa mengalami pendarahan atau trombositopenia hanya saja sangat sedikit kasus seperti ini yang terjadi.

Obat Alami Campak

Campak sebenarnya bisa anda atasi dengan memberikan beberapa jenis obat alami yang bisa menjadi alternatif bahkan untuk bayi. Dimana obat yang bersifat alami tentunya lebih sedikit beresiko dibanding dengan menggunakan obat-obatan kimia. Berikut beberapa bahan alami yang biasa di gunakan sebagai obat campak:

  1. Daun Jarak

Biasanya orang tua akan menggunakan daun jarak agar penyakit campak pada bayi mereka cepat teratasi dengan baik. Bahkan cara menggunakan obat alami menggunakan daun jarak inipun tidak terlalu sulit anda hanya perlu memandikan bayi anda dengan air hangat yang di campur dengan beberapa helai daun jarak tersebut. Karena daun jarak memiliki zat aktif yang akan membuat penyembuhan dari campak menjadi lebih cepat.

  1. Kunyit dan Madu

Kunyit dan madu ini mengandung antioksidan dan antiseptik yang nantinya akan menjadi efektif yang akan bagus dalam mengobati campak. Dimana anda bisa menggunakan campuran dari madu yang di masukan kedalam segelas susu hanfat dengan campuran 1 sdm kunyit bubuk. Teteskan ramuan ini kedalam mulut bayi anda.

  1. Biji Nangka

Biji nangka juga bisa menjadi alternatif pengobatan campak alami pada bayi anda. Dimana cara membuat ramuan dari biji nangka ini adalah dengan merebus biji nangka tersebut hingga mendidih dan tiriskan. Minumkan kepada bayi anda dengan cara meneteskannya ke dalam mulutnya rutin setiap pagi dan sore hari.

  1. Terong

Tahukah anda bahwa terong kaya akan anti oksidan? Yang mana bisa membantu menguatkan daya imunitas pada tubuh bayi anda. Terong ini juga di lengkapi dengan seng dan vitamin C, dimana kedua bahan ini bisa membuat proses penyembuhan dari campak menjadi lebih cepat.

  1. Air Kelapa Muda

Penderita campak yang rutin mengkonsumsi air kelapa muda akan lebih mudah mengalami penyembuhan dan menjadi lebih cepat. Air kelapa muda ini bisa menetralkan racun yang bersarang di dalam tubuh dimana adanya racun dapat di tandai dengan keluarnya bintik-bintik merah di kulit. Air kelapa ini juga mengandung vitamin C, protein dan potasium yang baik dalam regenerasi sel tubuh kita.

Demikianlah beberapa ramuan alami yang bisa anda berikan ketika bayi anda terserang campak. Semoga artikel ini bermanfaat.

Pencarian Lainnya:

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close