Kanker

Cara Mengobati Kanker Kelenjar Getah Bening

Cara Mengobati Kanker Kelenjar Getah Bening

Gejala kanker getah bening dapat muncul berbeda-beda pada setiap orang. Tergantung pada jenis jaringan yang bermutasi dan menjadi limfoma. Kadangkala, limfoma non hodgkin tidak memberikan gejala apapun hingga pada akhirnya kelenjar getah bening menjadi besar. Beberapa gejala awal yang umum dihadapi oleh penderita limfoma non- hodgkin adalah:

  • Pembesaran kelenjar getah bening

Limfoma Non-Hodgkin dapat menyebabkan kelenjar getah bening membesar. Ketika hal ini terjadi pada salah satu kelenjar getah bening yang dekat dengan permukaan tubuh, kelenjar tersebut dapat terlihat sebagai benjolan dibawah kulit. Lokasi- lokasi kelenjar getah bening yang dekat dengan kulit adalah kelenjar getah bening di leher, lipatan paha, kedua ketiak dan di sekitar tulang belikat. Dan biasanya benjolan tersebut tidak nyeri. Walaupun, benjolan merupakan gejala utama dari limfoma non-hodgkin, benjolan juga dapat menunjukan terjadinya infeksi. Kelenjar getah bening yang menimbulkan reaksi terhadap infeksi disebut nodus reaksi atau nodus hiperplastik dan sering terasa keras saat disentuh.

  • Bengkak pada perut

Limfoma yang mulai tumbuh pada perut dapat menyebabkan perut bengkak atau nyeri pada perut. Gejala ini terjadi dari organ atau kelenjar limfe yang mengalami perubahan, yaitu perbesaran lien dan perbesaran liver. Namun hal ini juga dapat terjadi karena akumulasi dari banyak cairan pada perut yang disebut asites. Asites biasanya terjadi pada orang yang menderita penyakit kanker hati, kanker ovarium, atau kanker usus.

  • Merasa cepat kenyang setelah makan dengan porsi sedikit

Hati yang membesar dapat menekan perut dan menyebabkan kehilangan nafsu makan dan perut cepat terasa kenyang walaupun makan hanya sedikit. Limfoma pada perut atau usus dapat menyebabkan nyeri perut, mual dan muntah.

  • Nyeri dada atau dada terasa tertekan

Pada rongga dada juga terdapat kelenjar getah bening, selain itu juga terdapat organ yang penting untuk maturasi sel limfosit, yaitu timus dan kelenjar getah bening. Ketika terjadi perbesaran kelenjar getah bening pada rongga dada, massa kelenjar getah bening yang membesar dapat menekan saluran nafas trakea dan dapat nyeri dada atau dada terasa tertekan.

  • Sindrom vena cava superior

Pembuluh dara vena cava superior adalah vena besar yang membawa banyak darah dari kepala dan lengan kembali ke jantung. Pembuluh ini akan melewati timus dan kelenjar getah bening di dalam dada. Jika terjadi limfoma dan menyebabkan perbesar kelenjar getah benig di daerah tersebut, pembuluh darah vena cava superior akan terdorong dan menyebabkan terhambatanya darah kembali ke jantung. Hal ini akan menyebabkan bengkak pada kepala, lengan dan dada atas dan biasanya disertai dengan warna biru kemerahan. Hal ini juga dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan perubahan kesadaran jika mengalami gangguan pada otak. Keadaan ini disebut pula dengan sindrom vena kava superior. Keadaan ini harus diwaspadai karena dapat mengancam jiwa.

  • Sesak nafas atau batuk

Gejala sesak nafas dan batuk berhubungan dengan penekanan saluran nafas trakea oleh massa limfoma yang berasal dari perbesaran timus atau kelenjar getah bening yang berada pada rongga dada.

  • Gejala pada otak

Di otak juga terdapat kelenjar getah benig, ketika terbentuk limfoma pada jaringan otak dapat menyebabkan gejala sakit kepala, kesulitan berpikir, kelemahan anggota tubuh, perubahan kepribadian dan kadangkala dapat terjadi kejang. Beberapa tipe limfoma dapat tersebar ke area sekitar otak dan sum sum tulang belakang. Penyebaran ini dapat menimbulkan gejala berupa penglihatan dobel, kelemahan wajah dan kesulitan berbicara.

  • Gejala limfoma pada kulit

Gejala limfoma pada kulit dapat terihat dan teraba. Gejala ini dapat muncul menjadi rasa gatal, merah atau benjolan ungu yang muncul di bawah kulit. Memiliki gejala satu atau lebih di atas. Penderita kanker kelenjar getah bening tentu harus menjalani serangkaian pengobatan seperti kemoterapi kanker, operasi hingga terapi radiasi setelah sebelumnya dilakukan biopsi kanker. Semua pengobatan tersebut akan memberikan efek samping pada penderita hingga daya tahan tubuhnya menjadi lemah.

Cara Alami Pengobatan Kanker Getah Bening

Agar dapat menekan efek samping tersebut dan membantu mempercepat proses penyembuhan, ada beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi penderita kanker kelenjar getah bening. Apa saja jenis makanan tersebut? Yuk simak penjelasan berikut ini. Makanan yang Harus Dikonsumsi Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening:

  • Kacang Almond

Kacang almond merupakan jenis kacang-kacangan yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi sebagai makanan pengobat dan pencegah kanker kelenjar getah bening. Kacang almond mengandung lemak sehat yaitu asam lemak tak jenuh ganda yang dapat menekan kadar kolesterol dan lemak jahat dalam tubuh. Kacang almond juga mengandung biotin yang mampu menekan pertumbuhan sel kanker. Karena itu, mengkonsumsi kacang almond secara rutin dapat membantu penderita kanker lebih cepat sembuh.

  • Minyak Zaitun

Minyak zaitun sering digunakan sebagai minyak untuk menggoreng atau campuran salad, yang kandungannya sangat baik untuk kesehatan. Sebagai penderita kanker, tentu penggunaan minyak dalam makanan harus dibatasi, namun minyak zaitun sangat bagus dikonsumsi agar penyakit kanker dapat segera disembuhkan. Hal ini dikarenakan minyak zaitun mengandung senyawa oleocanthal yang sangat penting dalam membantu melawan perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

  • Bawang Putih

Siapa sangka bumbu masakan yang aromanya kurang sedap ini ternyata sangat ampuh dalam melawan sel kanker. Ya, bawang putih mengandung senyawa sulfur yang mampu melawan sel kanker dan mencegah penyakit kanker menyerang tubuh. Lebih baik lagi jika bawang putih dikonsumsi dalam keadaan mentah atau dijadikan jus. Memang rasanya kurang enak, namun khasiatnya dalam mengatasi kanker kelenjar getah bening cukup terbukti.

  • Artichoke

Artichoke merupakan jenis sayuran yang sangat bagus untuk melawan sel kanker, namun sayur ini memang tidak mudah untuk diperoleh. Artichoke mengandung senyawa silimarin yang berfungsi sebagai antioksidan dan mampu menekan perkembangan sel kanker kelenjar getah bening. Untuk mengkonsumsinya, ambil bagian dalam artichoke lalu potong-potong dan rebus dengan api yang kecil.

  • Buah Kiwi

Buah kiwi kaya akan vitamin C dan E yang berfungsi sebagai antioksidan, karena itu buah satu ini sangat bagus dikonsumsi penderita kanker kelenjar getah bening. Buah kiwi akan melawan sel kanker dan mencegah pembentukan sel kanker, jadi sel kanker tidak akan mampu berkembang di dalam tubuh. Tentunya buah ini harus dikonsumsi setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Itulah makanan yang harus dikonsumsi oleh penderita kanker kelenjar getah bening. Karena dengan menjaga pola makan dan melakukan aktifitas positif yang akan menyokong kehidupan yang lebih sehat mampu menangani dan menekan perkembangan sel kanker. Selain itu, penderita kanker juga bisa mengkonsumsi makanan sehari-hari pencegah kanker untuk berjaga-jaga agar sel kanker tidak menyebar lebih jauh.

Pencarian Lainnya:

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close