Sehat Alami

Diet Penderita Penyakit Sirosis Hati

Penyakit sirosis merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat mengakibatkan organ hati mengalami peradangan dan lama kelamaan akhirnya mengalami kerusakan. Jenis penyakit sirosis hati atau yang sering kita kenal dengan nama sirosis hepatis adalah penyakit liver level kronis, yaitu dimana sel-sel serta jaringan hati yang sehat berganti dengan jaringan parut yang tidak lagi mempunyai fungsi seperti hati yang normal pada umumnya. Jenis kerusakan yang di akibatkan oleh penyakit sirosis sayangnya tidak akan kembali normal dan akhirnya kerusakan hati bisa meluas sehingga fungsi hati akan berhenti bekerja. dan pada kondisi ini pihak medis menyebutnya dengan gagal hati. Organ hati penderita sirositis akan mengalami berbenjolan layaknya wajah berjerawat. Penyakit sirositis yang paling parah bisa membuat hati seseorang menjadi mengecil karena mengkerut. Penyakit sirosis hati pada akhirnya bisa menjadi akhir dari hepatitis kronis. Jadi sirosis bisa diakibatkan oleh hepatitis.

Nah tujuan dari pengaturan diet bagi para penderita penyakit hati atau sirosis hati agar tubuh dapat diberikan makanan yang cukup serta mempercepat perbaikan pada fungsi hati tanpa harus mengenjot kerja hati secara terus menerus. Beberapa syarat yang harus dilakukan agar pasokan suplai makanan ke dalam tubuh ideal  adalah sebagai berikut :

  • Makanan memiliki kalori yang tinggi, makanan karbohidrat tinggi, porso lemak sedang serta protein disesuaikan dengan kondisi penderita.
  • Diet sirosis hepatis diberikan secara bertahap serta menyesuaikan dengan nafsu makan penderita dan toleransi penderita.
  • Makanan harus cukup vitamin serta mineral.
  • Makanan mengandung rendah garam dan cairan dibatasi untuk mencegah terjadinya penimbunan garam dan air di dalam tubuh.
  • Makanan yang mudah untuk dicerna serta tidak merangsang.
  • Sebaiknya menghindari makanan yang mengandung gas.
  • Bila penderita sirosis hati memiliki berat badan berlebihan, sebaiknya diturunkan dengan proses diet secara bertahap sesuai kebutuhan.
  • Penderita sirosis hati harus menghindari makanan pantangan sirosis seperti makanan yang mengandung lemak serta kolesterol, seperti daging ayam dengan kulit, kuning telur, jeroan.

Ada 3 jenis diet khusus penyakit sirosis hati. dan hal ini berdasarkan pada tingkat gejala serta keadaan penyakit pasien. Jenis diet penyakit sirosis hati tersebut antara lain Diet Hati I(DH I), Diet Hati II (DH II), serta Diet Hati III (DH III). Namun beberapa ahli medis juga menyarankan untuk melakukan Diet Garam Rendah I.

  • Diet Garam Rendah I (DGR I). Diet garam rendah I dikhususkan untuk pasien dengan tingkat edema, asites atau hipertensi berat. Pada kasus ini sistem pengolahan makanannya tidak boleh menambahkan garam dapur. Sebaiknya hindari makanan yang tinggi kadar natriumnya. Porsi kadar natrium pada jenis diet garam rendah I ini yaitu sekitar 200-400 mg Na.
  • Diet Hati I (DH I). Diet Hati I dikhususkan untuk pasien yang mengalami keadaan akut serta bila prekoma sudah mampu diatasi dan pasien penyakit hati sirosis sudah mulai memiliki nafsu makan. Melihat keadaan pasien seperti ini, maka makanan bisa diberikan setelah sebelumnya di hidangkan dalam bentuk cincang atau lunak. Pemberian protein juga harus dibatasi (30 g/harinya) serta lemak diberikan kedalam bentuk yang mudah untuk di dicerna usus. Formula enteral asam amino rantai cabang(Branched Chain Amino Acid /BCAA) yaitu leusin, isoleusin, dan valin bisa digunakan. Bila ada asites dan di uresis yang belum sempurna, pemberian cairan yaitu maksimal 1 Liter/hari. Makanan yang diberikan ini harus rendah energi, protein, kalsium, zat besi, serta tiamin. dan sebaiknya diberikan selama beberapa hari saja. Menurut beratnya retensi garam atau air, makanan di berikan sebagai Diet Hati I Garam rendah. Bila ada asites hebat dan tanda-tanda diuresis belum membaik, diberikan Diet Garam Rendah I. Untuk menambah kandungan energi, selain makanan per oral juga diberikan makanan parenteral berupa cairan glukosa saja.
  • Diet Hati II (DH II). Diet hati II diberikan hanya sebagai makanan perpindahan saja dari diet hati II untuk pasien dengan nafsu makan yang sudah normal. Menurut keadaan pasien, makanan bisa di berikan dalam bentuk yang lunak / biasa. Proteinnya 1 gram/Kg berat badan serta lemak sedang (20-25% dari kebutuhan energi total di dalam tubuh) dalam bentuk yang mudah dicerna untuk usus. Makanan harus cukup mengandung energi, zat besi, serta vitamin A dan C, tetapi kurang kalsium dan tiamin. Dan menurut beratnya retensi garam dan air, makanan diberikan sebagai diet hati II rendah garam. Bila asites hebat dan diuresis belum baik,diet mengikuti pola Diet Rendah garam I.
  • Diet Hati III (DH III). Diet Hati III diberikan sebagai makanan perpindahan saja dari Diet Hati II untuk pasien hepatitis akut (Hepatitis Infeksiosa/A dan Hepatitis Serum/B) dan sirosis hati yang nafsu makannya sudah normal, namun telah dapat menerima asupan protein, lemak, mineral serta vitamin tapi juga tinggi karbohidrat. Menurut beratnya retensi garam atau air, makanan diberikan sebagai Diet Hati III Garam Rendah I.

Namun perlu anda ingat bahwa kondisi ini harus dikembalikan lagi kepada keadaan pasien dan dokter yang merawatnya.

  • Buah yang baik untuk penderita sirosis

Penderita sirosis hati boleh mengkonsumsi buah untuk menambah asupan makanan, seperti buah :

  • Buah Semangka

Buah semangka dipilih untuk menambah asupan penderita penyakit sirosis hati karena mengandung antioksidan yang tingga, hal ini berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh khususnya organ hati dan menetralisirnya.

  • Buah Pisang

Buah pisang bisa membuat proses penyembuhan penyakit organ hati menjadi lebih cepat, hal ini karena buah pisang kaya akan zat yang dibutuhkan untuk tubuh seperti nutrisi dan vitamin.

  • Buah Pepaya

Buah pepaya merupakan buah yang paling mudah di cerna oleh tubuh, anda bisa menyajikannya dalam bentuk pudding atau bisa juga langsung di makan. karena aman untuk lambung maka bisa dipastikan jika penyerapan zatnya lebih cepat di rasakan untuk tubuh.

  • Buah Alpukat

Saat tubuh mengalami penyakit hepatitis yang diakibatkan oleh virus maka untuk pengobatannya yaitu dengan membersihkan racun di dalam tubuh. salah satu cara alaminya adalah dengan mengkonsumsi buah buahan, dan buah yang paling di rekomendasikan adalah alpukat. karena alpukat memiliki zat glutathione yang efektif untuk membersihkan racun di dalam tubuh dan menekan kolesterol jahat.

  • Buah Jeruk Lemon

Walaupun banyak yang bilang jika jeruk lemon memiliki kandungan asam yang tinggi sehingga tidak baik untuk lambung namun faktanya buah ini memiliki zat antioksidan yang sangat baik untuk tubuh dan proses detoksifikasi.

Selain buah penderita penyakit hati juga bisa mengkonsumsi susu untuk penderita sirosis hati dan susu untuk sirosis yang paling baik adalah yang rendah lemak.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close