Berita Kesehatan

Fakta Penyakit Herpes

Fakta Penyakit Herpes

Kebanyakan orang mengenal penyakit herpes sebagai penyakit kulit yang disebabkan karena hubungan seksual yang tidak sehat. Walaupun anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, namun bukan hanya itu yang menjadi penyebab seseorang terjangkit herpes. Penyakit herpes dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu herpes oral yang disebabkan oleh herpes simplex virus 1, dan herpes genital yang disebabkan oleh herpes simplex virus 2.

Kedua herpes ini termasuk penyakit yang menular secara seksual tetapi dengan area infeksi yang berbeda. Namun, terdapat 7 fakta mengenai herpes yang akan membuatmu terkejut menurut Dr. Clare Morrison, GP di Med Express, Inggris. Penasaran? Yuk, simak pembahasannya!

  1. Kamu Mungkin Memiliki Herpes

Menurut penelitian statistik yang pernah dirilis oleh World Health Organization, satu dari enam orang memiliki herpes. Perkiraan dari penelitian ini sekitar 67% orang di dunia memiliki HSV-1 atau virus simplex herpes 1 yang mengacu pada herpes oral, tetapi juga termasuk infeksi kelamin. Pada penelitian ini pula, ada beberapa orang yang menderita herpes namun dideteksi lebih dini, sehingga penyakit herpes dapat dengan mudah terobati.

  1. Herpes Tidak Seburuk Itu

Herpes kadang bisa menjadi sangat mengganggu pada orang yang mengalaminya hingga ke beberapa bagian kulit. Namun, kabar baiknya adalah, bahwa genital herpes saat ini hampir tidak ada ancaman sama sekali. Penyakit ini tidak menyebabkan kerusakan fisik. Meski penyakit ini menyebar dan menjadi wabah, Kamu tidak akan merasakan efek samping sama sekali. Faktanya, banyak orang yang menderita herpes selama bertahun-tahun namun tidak pernah menyadarinya.

  1. Wabah yang Menyebar Tidak Hanya Gejala

Pada penyakit herpes, gejalanya sulit ditemukan karena kadang tidak dapat terdeteksi sama sekali atau bahkan tidak terlihat. Tanda-tanda yang sering terjadi pada penderita herpes adalah gejala flu,  gatal, kesemutan, nyeri pada otot, dan nyeri saraf. Selain itu, sinus yang berulang juga dapat menyebabkan bakteri yang mengganggu wanita yang menderita herpes.

  1. Kamu Tidak Akan Tahu Gejalanya

Herpes bisa juga menyebar, namun ada pula yang tetap seperti itu dan tidak menyebar ataupun berkurang. Jika saat Kamu sedang tes darah dan menunjukkan bahwa Kamu memiliki antibodi untuk HSV – 1, yang biasanya menyebabkan herpes oral seperti luka, atau HSV – 2 yang biasanya terjadi di daerah kelamin, hal itu mungkin terjadi karena Kamu pernah memiliki infeksi di masa lalu kemudian tubuh mengembangkan antibodi karena melawan infeksi tersebut.

Virus tersebut akan tetap berada di dalam saraf tubuh dan tidak akan keluar kecuali Kamu melakukan imunosupresi, yang merupakan pengurangan aktivitas atau pengurangan sistem kekebalan tubuh, seperti saat Kamu sedang mengalami stres atau menderita penyakit.

  1. Kamu Dapat Menularkan Herpes Walaupun Tanpa Memiliki Gejalanya

Herpes dapat ditularkan melalui kontak dari kulit ke kulit, bukan melalui darah, atau air liur. Jika Kamu sudah memiliki virusnya, maka Kamu dapat menularkannya dan menginfeksi seseorang. Hal ini dapat membuat Kamu harus berhati-hati jika sedang berkencan dengan seseorang.

Kamu harus membicarakan hal ini dengan orang yang sedang menjalin hubungan denganmu, cepat atau lambat jika tidak ingin menularkan penyakit untuknya. Jangan merasa minder atau malu akan penyakit ini, segera beritahu orang-orang di sekelilingmu tentang penyakit yang Kamu derita. Dengan saling bersentuhan saja, Kamu dapat menularkannya, maka hal itu dapat membuat Kamu menjadi orang yang menyebarkan virus herpes bagi orang lain.

  1. Semakin Lama Kamu Terinfeksi Virus, Kecil Kemungkinan Kamu Dapat Menularkannya

Seperti yang diketahui dokter secara umum, seseorang yang baru pertama kali terkena herpes, biasanya dapat menularkan wabah herpes paling mudah dan paling buruk. Namun, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda, pada beberapa orang dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, diawal terkena virus herpes orang tersebut kemungkinan tidak dapat menularkannya.

Semakin lama tubuh terkena infeksi atau virus herpes, antibodi dalam tubuh akan melawan virus ini sehingga tidak akan mudah penularannya pada seseorang yang belum pernah terkena herpes

  1. Kamu Dapat Terkena Herpes Selain dari Hubungan Seksual

Seperti yang sudah disebutkan di atas, herpes disebabkan oleh kontak dengan seseorang yang secara aktif bersentuhan. Jika Kamu memiliki HSV-1, penularan dapat dilakukan melalui mulut, karena aktivitas seperti menggunakan gelas yang sama untuk minum. Selain itu, herpes juga bisa ditularkan melalui sex toys, atau saling masturbasi, atau bahkan tempat tidur yang sama

Herpes Menyebabkan Ketidaksuburan pada Wanita

Banyak pasangan yang sangat menginginkan keturunan tetapi belum membuahkan hasil. Bahkan ketika sudah berkonsultasi dengan dokter ternyata dokter juga tidak mengetahui penyebabnya. Dari berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab pasangan sulit mendapat keturunan adalah infertilitas atau ketidaksuburan. Infertilitas didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk hamil setelah satu tahun berhubungan seks tanpa pengaman.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor dan sebagian besar sulit untuk dijelaskan secara pasti. Meski begitu, penelitian terbaru yang telah diterbitkan dalam jurnal PLOS ON menunjukan bahwa terdapat hubungan antara beberapa jenis virus herpes menyebabkan kemandulan. Dari penelitian ditemukan bahwa dari wanita yang mengalami infertilitas, 43 persen diantaranya ditemukan virus herpes tipe HHV-6A yang telah menginfeksi rahimnya. Sedangkan 36 wanita yang tidak memiliki masalah kehamilan tidak ditemukan virus herpes di rahimnya.

Herpes merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Penyakit ini biasanya menyerang daerah mulut dan wajah yang dapat menyebabkan luka melepuh kecil dan dapat menyerang organ genital atau alat kelamin. Herpes sendiri dapat menyebar melalui kontak langsung. Virus herpes tipe HHV-6A  merupakan virus berbeda yang dapat menyebabkan luka melepuh kecil pada mulut dan wajah atau herpes genital. Namun, tipe virus ini masih masuk dalam tipe virus yang umum ditemukan. Anda dapat mengetahui bagaimana memiliki virus HHV-6A ini dengan cara melakukan biopsi lapisan rahim.

Herpes menyebabkan ovum sulit menempel di rahim

Peneliti menemukan bahwa respon imun tubuh terhadap virus herpes menyebabkan ovum yang telah dibuahi sulit menempel di rahim, sehingga menyebabkan infertilitas. Virus memicu sel yang disebut natural killer pada rahim dan menghasilkan senyawa kimia seperti sitokin untuk menyerang benda asing yang dalam hal ini adalah virus. Karena adanya sel natural killer dan sitokin menyebabkan ovum atau telur yang telah terfertilisasi sulit untuk menempel dan bertumbuh di rahim.

Secara teknis wanita yang memiliki virus HHV-6A kemungkinan hamil tetapi keguguran sebelum diketahui. Sayangnya, sampai saat ini belum terdapat obat yang disetujui oleh FDA untuk mengobati HHV-6A, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan obat antivirus yang dapat mengobati HHV-6A. Oleh sebab itu, lebih baik Anda melakukan upaya pencegahan untuk tidak terinfeksi virus khususnya HHV-6A, seperti dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan organ kewanitaan dan hindari hubungan seks dengan berganti-ganti pasangan.

Hal yang perlu diingat jika Kamu mengalami beberapa gejala herpes adalah jangan panik, Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter segera untuk penanganan lebih lanjut. Herpes bukanlah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Terdapat obat yang sudah muncul dalam beberapa dekade terakhir ini yang bisa menangani herpes secara efektif.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close