Berita KesehatanTips Kesehatan

Kenali Gejala Penyakit Anthrax pada Manusia

Antrhax merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis. Bakteri ini tumbuh dan berkembang ditubuh hewan ataupun manusia yang terinfeksi. Di Indonesia sendiri setidaknya masih ada 7 provinsi yang belum terbebas dari penyakit Anthrax, menurut data penelitian tahun 2008-2017. Berikut gejala penyakit anthrax yang perlu anda ketahui.

Gejala Anthrax

Berdasarkan World Health Organization (WHO) penyakit anthrax pada manusia dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan penularannya, yaitu anthrax kulit, anthrax gastrointestinal (saluran pencernaan) dan anthrax pulmonum (saluran pernafasan). Ketiga jenis anthrax ini memiliki gejala yang berbeda, berikut gejala anthrax yang perlu Anda ketahui.

Flu Like Syndrome

Pada masa awal infeksi gejalanya mirip seperti flu ringan. Gejala ini muncul sekitar 24-72 jam pertama setelah spora bakteri masuk ke tubuh. Keluhan umum yang dirasakan adalah demam (rendah hingga tinggi), lemas, rasa sakit di seluruh tubuh, sakit tenggorokan dan keluhan seperti batuk dan pilek.

Sesak Nafas

Fase lanjutan, terutama pada Anthrax Pulmonum, gejala yang ditimbulkan adalah rasa sesak nafas yang disertai nyeri dada yang hebat. Sesak nafas terjadi secara spontan dan menyebabkan bunyi nafas yang menjadi lebih berat. Setelah itu akan tampak wajah yang kebiruan akibat kekurangan oksigen serta muncul keringat dingin berlebihan.

Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Pembesaran kelenjar getah bening merupakan reaksi tubuh dalam melawan infeksi bakteri. Pembesaran bisa bersifat ringan hingga berat, yang umumnya muncul disekitar leher, ketiak atau lipatan paha. Kadang juga disertai dengan rasa sakit disekitar area tersebut. Hal ini umumnya terjadi pada jenis Anthrax pulmonum dan anthrax kulit.

Muncul Lesi pada Kulit

Lesi merupakan gejala yang paling khas pada penyakit anthrax kulit. Hampir 90% penderita anthrax mengalami hal tersebut. Pada tahap awal lesi berbentuk seperti bekas gigitan serangga, kemudian setelah 36 jam berubah menjadi lentingan yang berisi cairan jernih. Lentingan ini kemudian akan mengering dan membentuk ulkus berwarna kehitaman dengan pembengkakan.

Gangguan Pencernaan

Rasa sakit pada perut umumnya terjadi pada penderita yang tertular secara peroral setelah mengonsumsi daging ternak yang terinfeksi. Nyeri ini diakibatkan karena adanya luka pada lambung atau usus akibat invasi bakteri. Tak jarang nyeri perut disertai dengan muntah dan BAB cair disertai dengan darah.

Itulah beberapa gejala penyakit Anthrax yang perlu Anda pahami agar lebih waspada terhadap penyakit ini. Gejala yang ditimbulkan memang tidak terlalu khas, namun jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

× How can I help you?
Close