Berita Kesehatan

Obat asma semprot

Untuk anda yang menderita penyakit asma mungkin sering meraakan sesak yang tiba-tiba pada saluran penafasan dan seketika bisa hilang jika menggunakan obat asma semprot. penyakit asma sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang bersifat jangka panjang hal ini di sebabkan oleh adanya peradangan serta penyempitan pada daerah saluran pernafasan sehingga penderitanya sering mengalami sesak di daerah dada/paru-paru. jenis penyakit asma ini bisa saja terjadi pada orang yang berusia muda maupun tua.

Sampai saat ini penyebab pasti penyakit asma belum dapat di ketahui secara jelas dan pasti, namun ada beberapa faktor pemicu terjadinya penyakit asma antara lain :

  • Alergi asap rokok.
  • Debu.
  • Bulu bintang peliharaan seperti kucing dan anjing.
  • Infeksi saluran pernafasan yang di sebabkan oleh virus
  • Terpapar zat kimia

Menurut penelitian sendiri penyakit asma pada anak bisa di kontrol dengan menggunakan Obat semprot asma untuk anak atau dengan inhalasi.

Menggunakan terapi inhalasi untuk penderita asma

Memilih menggunakan terapi inhalasi diyakini lebih aman untuk meredakan gejala-gejala yang dapat menyebabkan seseorang terkena asma, terapi ini dianjurkan karena lebih baik daripada pemberian obat secara oral. Dengan menggunakan terapi inhalasi obat akan langsung menuju masuk ke bagian paru-paru dan saluran pernafasan sehingga mampu memberikan efek meredakan asma yang lebih cepat. penggunaan inhalasi biasanya juga disarankan atas dasar dokter dan di berikan dengan dosisi yang sangat kecil yaitu 1/40 sampai dengan 1/100 jika di bandingkan dengan obat tablet yang diminum.

Beda obat pelega asma dan pengontrol asma

Ada 2 jenis obat untuk penderita asma yakni pelega (reliever) serta pengontrol (controller). pemberian obat pereda dilakukan saat penderita  mengalami serangan penyakit asma yang muncul secara mendadak atau tiba-tiba, sedangkan pengontrol di berikan secara rutin (biasanya setiap hari) untuk mencegah serangan asma datang mendadak.

Dalam dunia media obat pelega ini sering kali di sebut dengan bronkodilator (short acting) hal ini karena obat pelega bekerja dengan cepat untuk mereleksasikan beberapa otot-otot di jaringan bronchial pada saluran pernafasan sehingga membuka jalur pernafasan dengan lebar. dengan kata lain jaringan dinding bronchial di buka secara lebar dengan obat pelega ini.

Pemberian obat pelega ini harus dilakukan ketika penderita asma sudah melihat beberapa tanda-tanda serangan asma, biasanya tanda gejala asma antara lain :

  • Merasakan tenggorokan gatal
  • Batuk secar terus menerus tanpa sebab

Saat anda mengalami gejala tersebut segera gunakan inhaler pelega.

Berikut ini adalah salah satu jenis Nama obat asma yang di hirup atau yang di sebut inhaler pelega untuk penderita asma yakni Ventolin.

inhaler asma
inhaler asma

Ventolin Inhaler ini merupakan salah satu jenis Obat asma paten untukpelega asma yang sering di rekomendasikan oleh dokter, hal ini karena jenis inhaler ini mudah di dapatkan di apotik. Harga obat asma semprot di apotik berkisar antara 100 – 250rb

Berikut ini beberapa cara menggunakan obat asma semprot dasar inhaler ventolin :

  1. Pertama silahkan anda buka penutupnya.
  2. Sebelum di gunakan anda kocok dulu dengan cara menggoyangkan inhaler ke arah kiri serta kanan.
  3. Sebelum menyemprotkan obat inhaler ini anda harus memastikan bahwa mulut obat inhaler dalam keadaan bersih. saat pertama kali menggunakan obat ini silahkan anda semprotkan secara kuat sebanyak 1 sampai 2 kali.
  4. Meletakan obat semprot pada posisi di atas lidah dan antara gigi namun ingat obat inhaler ini tidak boleh anda gigit.
  5. Saat ingin menyemprotkan obat inhaler ini posisi kepada dalam keadaan tegak dan tidak boleh menunduk ataupun mendongak keatas.
  6. Setelah menghirup obat inhaler ini setelah itu buang napas anda dalam-dalam.
  7. Ambil nafas kembali dengan perlahan-lahan dan di barengi dengan menekan obat inhalernya.
  8. Tarik nafas kuat-kuat sampai anda merasakan tidak bisa mengambil nafas lagi.
  9. Tahan pada posisi ini dalam beberapa saat, hal ini dilakukan agar obat inhaler langsung masuk ke dalam paru-paru.
  10. Kemudian hembuskan secara perlahan kembali nafas anda.
  11. Oh iya jika anda di berikan dosis yang cukup besar seperti lebih dari 1x semprotan oleh dokter kasih jarak untuk melakukannya kira-kira 5 menita.
  12. Saat anda sudah selesai menggunakan obat inhaler ini silahkan bersihkan dan tutup rapat kembali, hindari meletakan obat inhaler ini pada daerah yang lembab dan basah.
  13. Sekarang anda berkumurlah kemudian buang air kumurnya, hal ini untuk memastikan obat steril di dalam mulut dan mencegah bakteri masuk.

Oh ya, Salbutamol (kandungan di dalam Ventolin dan obat semprot asma pada umumnya) ini ada efek sampingnya. Ga boleh sembarangan pake. Tapi jangan khawatir, selama digunakan sesuai anjuran dokter, efek sampingnya tidak berbahaya dan akan hilang dalam waktu singkat kok.

Jika setelah pemakaian obat inhaler ini anda merasakan hal-hal berikut ini silahkan hubungi dokter :

  • Tenggorokan terasa tidak nyaman dan suara menjadi serak, silahkan anda konsumsi air putih untuk meredakan tenggorokan yang sakit.
  • Mengalami batuk terus menerus.
  • Merasakan kepala menjadi pusing.
  • Anda jadi susah tidur (insomnia) setelah menggunakan obat inhaler ini.
  • Merasakan perasaan resah serta gelisah.
  • Merasakan jantung menjadi berdebar-debar.
  • Tubuh menjadi gemetar (tremor).

Itu adalah beberapa efek samping penggunaan dari obat inhaler untuk penderita asma, silahkan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter anda tentang efek samping ini jika anda merasakan.

Komplikasi Pada Penyakit Asma

Penyakit asma juga bisa memiliki komplikasi yang terjadi antara lain adalah :

  • Terjadi pada psikologis penderita seperti (sering merasa cemas, stress atau bahkan rasa depresi).
  • Anak penderita asma bisa menurun kinerjanya baik dalam pelajaran di sekolah maupun di lingkungan bermainnya.
  • Penderita asma juga sering merasakan tubuh menjadi gampang lelah.
  • Mengalami gangguan pada tubuh atau pubertas.
  • Penderita asmatikus yakni di mana kondisi asma yang sudah parah sehingga tidak dapat di respon hanya menggunakan terapi normal saja.
  • Penyakit Pneumonia.
  • Mengalami gagal pada sistem pernapasanya.
  • Paru-paru menjadi rusak sebagian atau keseluruhan.
  • Asma juga bisa menyebabkan kematian pada seseorang.

Bagaimana cara mengendalikan penyakit asma

Jika anda mengalami penyakit asma atau juga anggota keluarga ada yang mengalaminya anda tidak perlu khawatir karena sebenarnya jenis penyakit ini bisa di kontrol asalkan kita mengerti caranya :

  • Kita harus paham dan tahu apa saja hal yang dapat memicu penyakit asma.
  • Mengikuti anjuran dokter untuk melakukan terapi pengobatan yang tepat untuk menghindari gejala asma kambuh.
  • Memperlajari gejala dan serangan asma yang biasa terjadi.
  • Hanya menggunakan obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter saja.
  • Selalu mengawasi dan mengontrol kondisi saluran pernafasan penderita asma.

Jika anda sedang menggunakan inhaler pereda asma, namun memiliki reaksi cepat yang meningkat, segera anda konsultasikan langsung dengan dokter agar ada langkah lain dari penanganan asma atau ada alternatif pengobatan lain yang akan dokter berikan.

Demikianlah beberapa bahasan tentang penyakit asma yang menggunkan inhaler pelega, semoga membantu

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close