Tips Balita

Obesitas pada Anak

Mempunyai anak yang sehat merupakan impian untuk setiap orang tua. Melihat buah hati tumbuh dan berkembang dengan pesat akan membuat orang tua menjadi senang apalagi melihat anak tumbuh gemuk. Banyak orang melihat anak gemuk menjadi gemas sehingga banyak sekali yang mencubit dan mencium anak tersebut.

Obesitas pada Anak

Mempunyai anak yang gemuk memang menggemaskan akan tetapi mempunyai badan yang gemuk perlu diperhatikan karena mungkin saja anak mengalami obesitas atau kelebihan lemak. Karena obesitas pada anak sangat membahayakan untuk kesehatan. Pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai obesitas pada anak , penyebab dan cara mencegahnya. Simak pembahasannya dibawah ini!

Pengertian Obesitas

Obesitas adalah sebuah kondisi dimana pada tubuh terdapat penumpukan lemak yang berlebih sehingga menyebabkan penderitanya mempunyai berat badan yang melebihi batas ideal. Obesitas dapat terjadi pada semua orang termasuk pada anak-anak bahkan resiko terjadinya obesitas pada anak sangat tinggi dibandingkan obesitas pada orang dewasa. Obesitas tentunya sangat membahayakan untuk kesehatan tubuh karena dapat menimbulkan berbagai penyakit bahkan dapat menyebabkan kematian. Beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan dari obesitas yaitu jantung coroner, diabetes, kanker usus, stroke, dll.

Selain menyebabkan berbagai gangguan kesehatan obesitas pun dapat menyebabkan berbagai dampak psikologis. Beberapa penderita obesitas mengalami tekanan karena rasa tidak percaya diri dan bahkan obesitas pada anak-anak sering kali dijadikan bahan bully teman-temannya sehingga penderita obesitas pun mengalami depresi dan stres. Akan tetapi perlu diketahui bahwa tidak semua orang gemuk merupakan obesitas, untuk mengetahui apakah seseorang menderita obesitas atau tidak dapat dilakukan perhitungan menggunakan metode Indeks massa tubuh (IMT). Rumus menghitungnya yaitu dengan cara berat badan (kg) dibagi dengan tinggi dalam meter kuadrat. Hasil dari perhitungan IMT tersebut dapat menunjukkan seseorang menderita obesitas jika hasil IMT berkisar pada angka 30 hingga 39,9 dan jika diatas 40 maka orang tersebut menderita obesitas yang ekstrem.

Contoh :

Seorang anak yang mempunyai berat badan 60 kg dengan tinggi 1,2 meter apakah termasuk obesitas? Untuk lebih jelasnya kita coba hitung. 60 kg / (1,2 x 1,2) = 41,6. Hasil dari perhitungan IMT tersebut menunjukkan obesitas ekstrem. 

Penyebab Obesitas pada Anak

Seorang anak mengalami obesitas disebabkan karena berbagai hal. Hal yang paling umum yang menjadi penyebab anak mengalami obesitas yaitu karena faktor genetis, pola makan yang tidak sehat, dll. Penyebab yang paling membahayakan yaitu pola makan yang tidak sehat. Anak cenderung lebih menyukai berbagai macam jenis makanan yang mempunyai karbohidrat dan lemak yang tinggi seperti cokelat, makanan cepat saji, permen, minuman, dll. Oleh karena itu perlulah orang tua mengontrol makanan yang akan di makan oleh buah hati agar buah hati terhindar dari obesitas. Karena obesitas pada anak dapat menimbulkan berbagai dampak baik itu dampak fisik ataupun psikologis. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya obesitas pada anak diantaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Faktor genetic

Salah satu penyebab terjadinya obesitas pada anak yaitu karena faktor genetic. Anak yang mempunyai salah satu anggota keluarga mengalami obesitas mempunyai resiko tinggi mengalami kegemukan. Akan tetapi meskipun ada riwayat keluarga yang mengalami obesitas tidak menutup kemungkinan anak tersebut tidak mengalami obesitas karena dengan mengatur pola hidup sehat maka anak tersebut dapat terhindar dari obesitas. Oleh sebab itu orangtua haruslah berperan aktif membiasakan anak untuk mengatur pola hidupnya dengan sehat mulai dari mengkonsumsi makanan yang sehat dan juga melakukan berbagai aktivitas yang menyehatkan untuk tubuh seperti berolahraga secara rutin.

  1. Pola hidup yang tidak sehat

Penyebab yang kedua yaitu pola hidup yang tidak sehat. Pola hidup tersebut mencakup aktivitas yang dilakukan dan juga pola makan yang dikonsumsi anak. Di era globalisasi ini teknologi semakin berkembang dengan pesat salah satunya munculnya internet, handphone, laptop, game console, dll. Sehingga tak sedikit anak menghabiskan waktunya untuk bermain game ataupun menonton televisi. Aturlah waktu bermain game dan menonton televisi anak dan gunakan waktu tersebut untuk berolahraga misalkan untuk bermain sepeda, bermain bola basket atau berbagai aktivitas lainnya yang dapat menyehatkan tubuh.

Selain karena aktivitas yang dilakukan anak faktor lainnya yang dapat menyebabkan obesitas yaitu pola makan anak. Ada banyak sekali jenis makanan yang dapat menyebabkan obesitas pada anak diantaranya yaitu makanan dan minuman cepat saji. Meskipun makanan cepat saji sangat praktis dan mempunyai rasa enak akan tetapi dengan mengkonsumsi makanan cepat saji merupakan salah satu penyebab anak mengalami obesitas. Contoh makanan cepat saji yang menjadi pemicu obesitas yaitu mie instan, berbagai minuman instan seperti minuman kemasan kaleng, minuman kemasan dalam botol. Selain makanan cepat saji makanan yang perlu dihindari oleh anak-anak yaitu makanan yang mengandung lemak, karbohidrat dan juga glukosa yang tinggi.

Cara Mencegah Obesitas pada Anak

Tentunya setiap orang tua memang menginginkan sang buat hati tumbuh dengan baik akan tetapi orang tua pun tidak ingin melihat anaknya mengalami obesitas. Oleh karena itu sebagai orang tua perlu lah mengetahui berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya resiko obesitas pada anak. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk pencegahan obesitas pada anak yaitu sebagai berikut.

  • Batasi waktu anak saat menonton TV dan bermain games. Misalkan anak hanya diperbolehkan menonton TV dan juga bermain games hanya 1 hingga 2 jam dalam sehari.
  • Ajaklah anak melakukan aktivitas olahraga seperti bersepeda, hiking ataupun melakukan berbagai aktivitas fisik lainnya.
  • Jangan membiarkan anak memakan cemilan saat menonton TV karena hal tersebut akan membuat anak susah merasa kenyang dan nantinya anak akan menjadi terbiasa memakan cemilan.
  • Pilihlah makanan untuk anak yang mengandung kalori rendah dan juga mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi.
  • Berilah pengetahuan pada anak mengenai jenis makanan yang baik untuk kesehatan dan tidak baik untuk kesehatan
  • Ajak anak pada saat orangtua akan membeli ataupun membuat makanan. Pada saat berbelanja bahan makanan beri tahu anak mengenai jenis-jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi
  • Buat cemilan sendiri agar anak tidak mengkonsumsi cemilan yang mengandung glukosa tinggi. Jadikanlah apel dan gandum sebagai bahan utama dalam pembuatan cemilan, karena kedua jenis makanan tersebut sangat baik untuk kesehatan anak.
  • Pilihlah makanan buah-buahan, sayur, sereal, gandum dan juga susu rendah lemak agar anak nantinya terbiasa mengkonsumsi makanan yang sehat.

Nah itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya obesitas pada anak. Pilihlah jenis makanan yang sehat dan juga atur aktivitas fisik anak. Biasakan anak untuk berolahraga secara rutin sejak dini. Sekian pembahasan mengenai obesitas pada anak, penyebab dan cara mencegah obesitas pada anak. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close