Kanker

Pengobatan Leukemia Miolistik Akut

Pengobatan Leukemia Miolistik Akut

Leukemia mielositik akut (LMA) merupakan jenis penyakit kanker darah yang cukup ganas dan dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini disebabkan adanya kelainan kromosom atau mutasi genetik pada sumsum tulang sehingga mempengaruhi myeloblast (jenis dari sel darah putih). Akibatnya produksi sel darah putih menjadi tidak terkendali dan mengabaikan sinyal yang diberikan untuk menghentikan proses tersebut hingga akhirnya mendesak jumlah sel darah merah. Kondisi ini akan menyebabkan berbagai gangguan fungsi seluruh organ tubuh karena kekurangan darah merah untuk mengikat dan menyalurkan oksigen.

Tanda-tanda leukemia biasanya memang tidak terdeteksi pada tahap awal, karena tanda awal kanker darah seringkali tidak muncul atau mirip dengan gejala penyakit ringan yang mudah disembuhkan. Jenis kanker yang paling mematikan di dunia seperti leukemia mielositik akut ini memiliki gejala kanker darah yang cukup beragam, namun umumnya penderita akan mengalami anemia berkepanjangan, tubuh lemas, sering mimisan hingga nyeri di tulang dan sendi. Gejala leukemia pada orang dewasa tersebut akan semakin parah seiring berjalannya waktu apalagi jika terlambat mendapat penanganan.

Perawatan Leukemia Mielositik Akut

Penyakit berbahaya seperti leukemia semestinya memang membutuhkan perawatan dan pengobatan intensif, karena penyakit tersebut cukup berbahaya dan dapat menyebar dengan cepat sehingga perlu segera diatasi agar tidak semakin parah. Adapun perawatan untuk penderita leukemia mieloditik akut yang meliputi pengobatan kanker darah secara medis adalah sebagai berikut.

  1. Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi memang sering dianggap sebagai metode pengobatan dan perawatan yang paling utama untuk mengatasi penyakit kanker, termasuk leukemia mielositik akut. Biasanya obat kimia yang digunakan dalam metode ini adalah hydroxyurea, cytarabine, anthracycline drugs, prednisone dan 6-thioguanine. Penggunaan obat-obatan tersebut biasanya lebih dari satu, bisa dua atau tiga jenis untuk memperkuat efeknya terhadap sel kanker.

  1. Radioterapi

Metode ini dilakukan dengan menggunakan radiasi sinar X dengan kekuatan yang cukup tinggi, namun biasanya jarang digunakan untuk jenis kanker LMA ini. Umumnya radioterapi digunakan untuk jenis leukemia yang menyerang tulang, otak dan testis pada pria.

  1. Transplantasi Sumsum Tulang

Jika tubuh penderita tidak mampu menerima pengobatan dengan kemoterapi dan radioterapi maka pilihan akan jatuh pada metode transplantasi sumsum tulang. Transplantasi stem cell ini bisa dilakukan jika ada sumsum tulang baru yang sehat, yang bisa diperoleh dari pendonor maupun dari sumsum tulang belakang sendiri yang belum terserang kanker meskipun hal ini jarang terjadi.

  1. Pengobatan Alternatif

Jika pengobatan secara medis dianggap cukup mahal dan memiliki resiko yang sangat tinggi, perawatan lainnya yang mungkin bisa dijalani adalah pengobatan alternatif. Metode ini memanfaatkan tumbuhan herbal yang diramu secara khusus untuk mencegah penyebaran sel kanker, menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghancurkannya tanpa merusak sel sehat tubuh. Namun metode ini belum dapat dipastikan keberhasilannya karena penggunaan tumbuhan sebagai obat alami dinilai terlalu beresiko untuk penyakit yang sangat berbahaya.

  1. Terapi Induksi

Terapi induksi merupakan terapi pada tahap awal untuk menghancurkan sel kanker, membantu menormalkan jumlah sel darah dan membantu mempertahankan hidup selama mungkin. Terapi ini biasanya dapat berhasil namun terkadang juga tidak karena akar dari sel kanker yang masih tersisa terkadang tidak terdeteksi.

  1. Terapi Konsolidasi

Sebagai terapi lanjutan untuk melengkapi terapi induksi, terapi konsolidasi dapat dilakukan untuk membasmi sel kanker yang mungkin tidak terdeteksi dan tersembunyi. Perawatannya pun tidak jauh berbeda, hanya saja terapi ini memang dikhususkan untuk melengkapi terapi induksi yang telah dilakukan sebelumnya.

  1. Tindakan Operasi

Dokter terkadang akan menyarankan untuk melakukan tindakan operasi untuk mengangkat sel kanker. Meski metode ini cukup dapat diandalkan, resiko yang muncul pasca operasi pun dapat menjadi hal yang menakutkan seperti infeksi atau pendarahan pasca operasi. Karena itu sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum memutuskan tindakan yang akan dilih untuk mencapai kesembuhan.

selain pengobatan yang dilakukan secara medis di rumah sakit, kita juga bisa melakukan perawatan di rumah yang meliputi:

  • olahraga secara teratur, tidak perlu terlalu berat, yang penting bisa terus aktif bergerak
  • makan makanan yang sehat termasuk makanan pencegah kanker darah
  • menjaga kebersihan lingkungan baik pada tubuh penderita maupun lingkungan sekitarnya
  • menghindari asap rokok, karena rokok dapat menyebabkan terjadinya mutasi gen dalam tubuh
  • istirahat yang cukup dan hindari aktivitas fisik terlalu berat.

Apa Makanan Pencegah Kanker Darah?

Melawan kanker darah seharusnya memang dilakukan oleh semua orang. Tidak hanya untuk penderitanya saja tapi untuk semua orang yang masih sehat. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah mempertimbangkan nutrisi makanan terbaik pencegah kanker darah. Berikut ini jenis makanan yang bisa dikonsumsi secara rutin untuk mencegah kanker darah, baik untuk anak-anak maupun orang tua.

  • Brokoli

Brokoli yang dikukus atau di jus menjadi pencegah kanker darah yang sangat efektif. Alasan utama brokoli pencegah kanker darah adalah mengandung sebuah senyawa yang disebut sulforaphane. Senyawa ini akan langsung masuk ke aliran darah setelah lewat saluran pencernaan. Sulforaphane bekerja dengan membantu tubuh mendapatkan sistem kekebalan tubuh serta melawan semua sumber karsinogen atau zat penyebab semua kanker dalam tubuh. Jangan merebus brokoli terlalu lama karena bisa menghilangkah sulforapohane yang terkandung di dalamnya.

  • Kembang Kol

Sayuran yang mirip seperti brokoli ini juga mengandung sulforaphane pencegah kanker darah. Kembang kol memiliki warna putih dan rasa yang tawar. Konsumsi terbaik kembang kol adalah dengan merebus sebentar atau mengukusnya. Khasiat lain kembang bisa mencegah kanker adalah mengandung karbohidrat sayur yang sangat sehat. Kembang kol bisa dijadikan makanan pengganti beras atau nasi.

  • Kubis Merah

Kubis merah dikenal sebagai salah satu jenis kubis baru yang mulai banyak disukai. Kubis ini memiliki bentuk seperti jenis kubis putih biasa. Namun kubis merah menjadi sayuran ampuh untuk mencegah kanker darah. Hal ini disebabkan karena kandungan sulforaphane dalam kubis merah yang ternyata lebih tinggi dibandingkan pada kubis putih biasa. Senyawa sulforaphane memang sangat baik untuk memerangi pembentukan kanker darah karena bisa mencegah pembentukan tumor dan membentuk sistem kekebalan tubuh. Konsumsi kubis merah agar kandungan sulforaphane tetap ada adalah dengan menumisnya sebentar saja.

Nah, itulah perawatan leukemia mielositik akut yang dapat dilakukan baik oleh penderita sendiri maupun orang lain di dekatnya. Jika bisa, sebaiknya lakukan tindakan mencegah kanker sebelum penyakit tersebut berhasil bersarang di tubuh kita. Kanker darah seperti mielositik akut ini jarang segera dideteksi, sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan penderitanya kehilangan nyawa. Karena itu sangat penting untuk mengetahui gejalanya sejak awal dan lakukan pencegahan rutin sehingga bisa terhindar dari penyakit tersebut dan juga memperkecil anda untuk mendapatkan faktor resiko terkena serangan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close