Berita Kesehatan

Penularan Hepatitis B

Hepatitis B merupakan suatu penyakit yang berbahaya. Dari beberapa jenis virus hepatitis mulai dari hepatitis A hingga hepatitis G, virus hepatitis B lah yang paling berbahaya. Penyakit hepatitis B disebabkan oleh virus HBV. Virus HBV merupakan virus yang sangat ganas bahkan virus HBV memiliki keganasan yang melebihi dari virus HIV.

Penularan Hepatitis B

Virus HBV mempunyai daya kerja yang sangat ganas dan proses penularannya pun sangat cepat. Oleh karena itu hepatitis B dikatakan suatu penyakit yang berbahaya. Bahkan hepatitis B sering juga dengan disebut The Silent Killer yaitu penyakit yang dapat membunuh penderitanya secara diam-diam. Hepatitis B dapat sangat mudah menular sehingga perlu lah kita mengetahui bagaimana cara penularan hepatitis B.

Beberapa penderita hepatitis B tidak menyadari bahwa dirinya menderita hepatitis B hal ini disebabkan karena hepatitis B mempunyai gejala yang tidak dapat terlihat oleh mata selain itu gejala awal tertularpun sangat mirip dengan sakit biasa seperti flu, diare, mual, muntah dll. Bahkan pada saat hepatitis mulai kronis pun masih sulit untuk teridentifikasi. Oleh karena itu haruslah kita melakukan pemeriksaan kesehatan kepada dokter secara rutin setidaknya setahun sekali hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya resiko tertular hepatitis B. Selain itu kita harus mengetahui bagaimana cara penularan hepatitis B agar kita dapat lebih berwaspada dalam melakukan berbagai aktivitas yang memunculkan potensi terkena hepatitis B. Lalu bagaimana proses penularan hepatitis B? Simak pembahasannya dibawah ini!

Cara Penularan Hepatitis B

Untuk menghindari terserangnya virus HBV maka perlu kita ketahui bagaimana cara penularan hepatitis B. Dengan mengetahuinya maka kita dapat menghindari berbagai hal yang dapat menimbulkan tertularnya hepatitis B. Secara garis besar cara penularan hepatitis B dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu penularan melalui darah dan penularan melalui cairan tubuh. Cara penularan yang pertama yaitu penularan melalui darah. Maksudnya yaitu penularan hepatitis dapat terjadi ketika seseorang berhubungan langsung dengan darah penderita hepatitis B. Sedangkan penularan melalui cairan tubuh yaitu cairan yang dihasilkan dari kegiatan seksualitas. Untuk lebih jelasnya berikut cara penularan hepatitis B:

  • TransfusI darah

Cara penularan pertama yaitu melalui transfuse darah. Seseorang penderita hepatitis B sangat dilarang untuk melakukan kegiatan donor, karena ketika penderita hepatitis B melakukan donor darah maka darah yang mengalirpun akan membawa virus hepatitis B sehingga seseorang yang menerima darah dari penderita hepatitis B akan dengan mudah tertular. Oleh karena itu pada saat akan melakukan donor darah biasanya dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu hal ini bertujuan agar darah yang didonorkan merupakan darah yang sehat.

  • Penggunaan jarum suntik

Cara yang kedua yaitu dengan penggunaan jarum suntik untuk narkoba, tindik ataupun jarum medis. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril atau telah digunakan penderita hepatitis B maka akan menyebabkan virus hepatitis B menular. Sehingga haruslah dalam penggunaan jarum suntik harus steril dari berbagai virus yang dapat membahayakan tubuh. Dengan jarum suntik yang steril maka Anda pun akan terhindar dari berbagai penularan virus yang membahayakan.

  • Menggunakan barang secara bersama

Virus hepatitis B dapat menular dengan cara menggunakan barang yang sama. Beberapa contoh barang yang dapat menularkan virus hepatitis B yaitu barang-barang pribadi seperti handuk, sikat gigi, alat-alat makan. Barang-barang pribadi tersebut sangat mudah terkena noda darah ataupun cairan dari tubuh yang tidak disengaja. Barang pribadi yang telah digunakan oleh penderita hepatitis B maka virus pun akan menempel pada barang pribadi tersebut sehingga pada saat ada orang yang menggunakan barang yang sama orang tersebut sangat beresiko terkena virus hepatitis B. Oleh karena itu hindari penggunaan barang pribadi penderita hepatitis B karena hal tersebut dapat menjadi cara penularan virus hepatitis B ke dalam tubuh.

  • Penularan melalui cairan dalam tubuh

Cara yang terakhir yaitu penularan yang terjadi pada cairan dalam tubuh. Cairan tersebut dapat berupa cairan sperma ataupun cairan dari vagina. Penularan hepatitis tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan seksualitas. Ketika seseorang melakukan hubungan seks dengan penderita hepatitis B maka virus akan sangat mudah berpindah pada Anda. Oleh karena itu jangan lah melakukan kegiatan seks bebas atau melakukan kegiatan seks dengan orang yang tidak diketahui bagaimana kesehatannya. Jika Anda belum menikah maka pada saat akan menikah sangat disarankan untuk terlebih dahulu memeriksa kesehatan kepada dokter hal ini bertujuan agar kita dapat mengetahui bagaimana kondisi kesehatan pasangan kita sehingga pada saat akan berhubungan intim kita tidak khawatir akan tertular penyakit menular. Beberapa aktivitas yang dapat menjadi jalan tertularnya hepatitis B diantaranya yaitu

  • Berciuman
  • Berhubungan intim dengan seseorang penderita hepatitis B tanpa menggunakan kondom
  • Berhubungan intim dengan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom
  • Melakukan oral seks

Itulah berbagai cara penularan hepatitis B melalui darah dan juga cairan dalam tubuh. Setelah kita mengetahui cara penularan virus hepatitis B kita harus mewaspadainya dan hindari melakukan berbagai kegiatan yang dapat menyebabkan tertular virus hepatitis B. Jika Anda terlanjur melakukan berbagai hal tersebut maka lakukan pemeriksaan darah untuk memastikan apakah Anda tertular hepatitis B atau tidak.

Cara Pencegahan Penularan Hepatitis B

Sesuai menurut pribahasa bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati oleh karena itu harus lah kita mengetahui cara pencegahan penularan virus hepatitis B. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan hepatitis B. Berikut ini cara pencegahan penularan hepatitis B:

  • Lakukan vaksin hepatitis B, proses vaksin hepatitis B biasanya dilakukan pada saat anak lahir kemudian pada saat anak berumur 1 bulan dan yang terakhir pada saat anak berumur 3 hingga 6 bulan. Akan tetapi tidak hanya bayi, semua orang pun dianjurkan untuk melakukan vaksin hepatitis B.
  • Jangan melakukan seks bebas
  • Hindari mengkonsumsi berbagai obat terlarang
  • Memperhatikan berbagai makanan dan minuman yang akan dikonsumsi dan juga memperhatikan kebersihannya.
  • Jangan menggunakan barang pribadi penderita hepatitis B
  • Rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun
  • Berhati-hati dalam penggunaan jarum suntik baik itu jarum suntik untuk membuat tato, tindik ataupun hal lainnya.

Itulah beberapa cara dalam mencegah terjadinya penularan hepatitis B yang dapat Anda lakukan. Untuk menghindari terjadinya penyakit hepatitis B coba lakukan cara pencegahan hepatitis tersebut. Karena semua orang mempunyai reseiko terkena penyakit hepatitis B sehingga lakukan lah berbagai pencegahan tersebut, atur pola makan dan jangan lupa berlahraga secara rutin. Percayalah bahwa sesungguhnya mencegah jauh lebih bak dari pada kita mengobati. Sekian pembahasan mengenai penularan hepatitis B. Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat dan sukses selalu.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close