Kesehatan Anak

Tanda campak pada bayi

Apakah anak anda pernah mengalami ruam merah pada sekujur tubuhnya, biasanya orang selalu mengindikasikan hal ini sebagai tanda penyakit campak anak-anak. padahal penyakit campak itu sendiri tidak selalu harus tubuh di tandai dengan adanya ruam/bercak merah. beberapa jenis penyakit lain juga bisa mengindikasikan gejala seperti itu.

Penyakit campak pada bayi 2 bulan juga tidak selalu di tandai dengan demam dan badan menjadi merah, sering kali kesalahan diagnosa pada penyakit ini menjadikan penyakit salah penanganannya. penyakit campak sendiri idealnya hanya terjadi sekali saja dalam seumur hidup hal ini karena tubuh memiliki sistem kekebalan alamiah sehingga bisa menangkal terkenanya penyakit campak pada fase kedua. terlebih jika campak pada bayi 4 bulan yang sudah di berikan imunisasi lengkap akan meminimalisir terkena campak.

Penyakit campak itu sendiri sedianya memiliki beberapa gejala antara lain :

  • Timbul bercak merah di tubuh disertai dengan pilek
  • Demam tubuh tinggi dan terjadi berulang-ulang.
  • Bercak merah di tubuh semakin lama semakin banyak sampai waktu sekitar 5 atau 7 hari.
  • Kemudian bercak merah tadi akan berubah menjadi berwarna hitam dan berbekas.

Berikut ini merupakan jenis penyakit lain yang memiliki gejala serupa dengan penyakit campak, antara lain :

  • Penyakit Exantema Subitum : 

Penyakit exantema subitum atau yang sering orang kenal dengan virus memiliki ciri khas gejala yang hampir sama dengan penyakit campak yaitu penderita akan mengalami demam selama kurang lebih 1 sampai 3 hari lamanya, bagian tubuh tertentu juga mengalami bercak merah, namun selang waktu 2-3 hari bercak merah tersebut akan hilang dan tidak membekas di tubuh. beberapa contoh kasus lain bercak merah timbul di tubuh juga muncul pada penderita kulit sensitif atau alergi kulit.

  • Penyakit DBD atau Demam Berdarah

Jenis penyakit lainnya yang mempunyai tipe dan gejala awal yang mirip dengan campak adalah demam berdarah/dbd, pada awal penderita akan mengalami bercak merah di bagian tubuh dalam jangka waktu sekitar 1 sampai 4 hari lamanya. namun seiring pengobatan yang di berikan bercak merah akan segera hilang pada hari ke 5 dan 7, siklus tubuh mengalami bercak merah ini juga bisa terjadi pada orang yang mempunya kulit sensitif.

  • Penyakit Rubella

Penyakit Rubella atau yang biasa orang kenal dengan nama campak jerman merupakan sebuah jenis penyakit kulit menular yang disebabkan oleh virus rubella, sistem penyebaran penyakit rubella ini terjadi dari pernafasan di hidung serta tenggorokan. dalam kasus penyakit rubella ini anak-anak akan lebih cepat sembuh dibandingkan dengan orang dewasa. beberapa gejala campak pada bayi 6 bulan mirip sekali gejalanya dengan rubella, siklus penyakit ini terjadi sekitar kurang lebih 3 hari.

Penyakit rubella ini bisa menginfeksi ibu hamil juga, wanita hamil yang terinfeksi virus rubella dalam kurun waktu 20 minggu pasca kehamilan akan mengalami sindrom rubella bawaan yang berpengaruh juga ke bayinya, bahayanya virus rubella ini bisa menyebabkan cacat pada bayi yang di lahirkan oleh sebab itu sangat di sarankan untuk melakukan tes virus rubella sebelum ibu mau melahirkan.

  • Penyakit Infeksi Mononukleoss

Jenis penyakit lainnya yang mempunyai beberapa gejala yang mirip dengan campak adalah Mononukleosis Infeksiosa yaitu sebuah penyakit yang gejala awalnya adalah demam, nyeri tenggorokan serta pembesaran kelenjar getah bening, hal ini terjadi akibat dari virus Epstein-Barr.

Virus Epstein-Barr ini merupakan salah satu jenis dari virus herpes. virus biasanya menyebar melalui limfosit B (sel darah putih) yang bertugas untuk membentuk antibodi pada tubuh, biasanya menyerang anak-anak dan orang dewasa.

  • Erupsi

Erupsi merupakan suatu reaksi alergi yang terjadi pada kulit atau yang lebih sering terjadi pada area mokokutan akibat dari pemberian obat yang terjadi secara sistematik. pengobatan ini biasanya dari terapi sistematik kortikosteroid, antihistamin serta topikal.

  • Penyakit Kawasaki

Mungkin belum banyak orang mengetahui jenis penyakit kawasaki ini, penyakit kawasaki adalah sindrom yang terjadi pada area getah bening, penyakit campak pada bayi 8 bulan juga memiliki gejala yang sangat mirip dengan penyakit ini. sindrom kawasaki ini mempengaruhi beberapa organ seperti kulit, selaput lendir, getah bening serta pembuluh darah. pada beberapa kasus yang pernah terjadi sindrom kawasaki juga bisa menyerang bagian jantung sehingga menyebabkan dilasi aneurismal yang sangat parah.

Campak sangat rentan terjadi pada :

  • Bayi pada usia 1 tahun
  • Bayi yang tidak di imunisasi
  • Anak remaja atau orang dewasa berumur  muda yang tidak mendapatkan imunisasi kedua saat masih balita.

Obat tradisional campak pada bayi

Secara alami sistem kekebalan di dalam tubuh bisa melawan penyakit campak yang dialami, sehingga imunitas merupakan obat terbaik untuk melawan penyakit campak. tetapi pada anak usia di bawah 5 tahun memang masih belum memiliki kekebalan tubuh yang stabil  dan perlu di lakukan perawatan yang intensif selama kurang labih 1-2 minggu, berikut ini adalah beberapa obat tradisional yang biasa diberikan untuk bayi yang menderita campak :

1. Meningkatkan asupan cairan pada tubuh
Penderita campak sebaiknya tidak kekurangan cairan atau dehidrasi. anjurkan untuk mengkonsumsi air putih yang banyak karena selain bisa untuk melegakan tenggorokan tubuh yang cukup asupan cairan akan meningkatkan daya tahan tubuh penderita campak sehingga kebal terhadap virus.

2. Menurunkan gejala demam
Saat tubuh terserang virus campak maka tubuh akan merasakan demam, langkah awal adalah dengan menurunkan demam dengan mengkonsumsi obat penurun demam sepert paracetamol dan ibuprofen bisa dalam bentuk tablet atau cair.

3. Akar Manis
Walaupun namanya masih asing terdengan ternyata akar manis, bisa menjadi obat alami penyakit campak hal ini karena kandungan senyawa organik asam glisiretinat yang dimilliki oleh akar manis yang mampu mengubah hormon kortisol menjadi senyawa kortison yang dapat memberikan efek ketenangan di dalam tubuh. godok akar manis sampai mendidih setelah masukan ke dalam gelas dan campurkan air rebusan tadi dengan 2 sendok makan madu. minum pada pagi dan sore hari sesudah makan.

4. Daun mikba
Yang selanjutnya obat campak menggunakan daun mikba atau yang biasa di sebut dengan daun neem/margosa, daun mikba ini berkhasiat karena mempunyai kandungan antivirus serta antiseptik untuk menangkal virus campak berkembang biak dengan cepat ke dalam tubuh. Cara penggunaan daun mikba ini dengan merebusnya sampai mendidih kemudian setelah air rebusan dingin gunakan untuk membasuh luka cacar yang ada di bagian tubuh.

  • Pantangan penyakit campak pada anak
  1. Jika anak anda terkena penyakit campak perlu di perhatikan bahwa tidak memberikan obat antibiotik, hal ini karena penyakit campak tidak akan sembuh dengan pemberian antibiotik dan malah justru akan menimbulkan efek samping seperti tubuh menjadi lemas.
  2. Penderita penyakit campak sebaiknya menghindari makanan dengan rasa pedas, minuman dingin serta makanan dengan rasa yang terlalu asin karena bisa memperparah penyakitnya.
  3. Usahakan tidak memberikan makanan yang disajikan dengan cara di goreng, hal ini untuk mencegah radang pada tenggorokannya dan batuk saat sedang mengalami campak.
  4. Hindari minum-minuman bersoda, teh serta coklat dengan kandungan kafein karena akan membuat anak menjadi radang.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close